BK DPRD Sulsel panggil JRM persoalan hukum dugaan penistaan agama

BK DPRD Sulsel panggil JRM persoalan hukum dugaan penistaan agama

“Dalam waktu dekat ini (dipanggil), tapi jadwalnya belum ada waktu pasti. Tentu, kita rapat merespons persoalan kontroversi berhadapan dengan kejadian menimpa saudara Jhon Rende Mangontan,”

Makassar – Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menjadwalkan pemanggilan anggota DPRD Sulsel Jhon Rende Mangontan (JRM) untuk memberikan klarifikasi serta pernyataan berkaitan tindakan hukum dugaan penistaan agama, buntut candaan di grup internal ajakan menerbitkan puasa dengan memposting foto babi guling.

"Dalam waktu dekat ini (dipanggil), tapi jadwalnya belum ada waktu pasti. Tentu, kita rapat merespons persoalan kontroversi berhadapan dengan kejadian menimpa saudara Jhon Rende Mangontan," ujar Wakil Ketua BK DPRD Sulsel Selle Ks Dalle di dalam Makassar, Rabu.

Pihaknya juga menyesalkan berhadapan dengan kejadian itu, kendati hanya sekali menjadi guyonan pada grup internalnya, tetapi dampaknya meluas hingga harus berhadapan dengan hukum melawan dugaan penistaan agama juga sudah pernah menjadi pembahasan luas di khalayak sibuk utamanya umat muslim.

Baca Juga  Miris! Mahasiswi Unsri Tewas Usai Telan Pil Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

"Karena ini sudah ada menjadi pembicaraan umum kemudian sibuk dalam media sosial maka harus disikapi. Sebab, ada tanggungjawab sosial yang digunakan melekat pada diri yang mana bersangkutan sebagai delegasi rakyat ke mana pun beliau berada," katanya menekankan.

Sebelumnya, Ketua BK Andi Hatta Marakarma juga menyikapi persoalan itu kemudian sudah pernah mengambil tindakan kritis berkaitan etik dengan memanggil bersangkutan untuk memberikan pernyataan lalu penjelasan melawan permasalahan yang mana berubah jadi kontroversi tersebut.

Secara terpisah, JRM melalui keterangannya usai perjumpaan tertutup dengan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tana Toraja dalam Mapolres Tana Toraja, Sulsel, telah lama menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melawan kejadian itu.

Baca Juga  Tim Demokrasi Keadilan Ganjar-Mahfud Bawa 5 Boks Dokumen ke MK

"Saya, John Rende Mangontan, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Golkar, dengan kerendahan hati memohon maaf untuk seluruh umat Islam, baik pada Toraja, Sulsel, maupun dalam seluruh Indonesia melawan kekhilafan yang dimaksud saya lakukan pada sebuah grup WhatsApp," paparnya.

"Saya berharap, permintaan maaf ini diterima dengan tulus sehingga tidak ada mengganggu harmoni keberadaan hidup sebagai bangsa juga bernegara," kata JRM menambahkan.

Ia menjelaskan, kejadian yang disebutkan awalnya dari diskusi grup WA internal Pileg serta pemilihan gubernur Toraja mengenai hasil survei lalu polling pemilihan kepala daerah bagi calon Pimpinan Daerah Tana Toraja. Karena adanya pemberitaan media menyampaikan polling tertinggi adalah dirinya dari calon lain kemudian dibahas.

Karena pembahasan mulai dinamis, serta masih di konteks candaan, ia secara tidaklah sadar mengirim foto babi guling dengan menempelkan informasi 'buka puasa yuk', sehingga mengakibatkan amarah salah orang anggota grup khalayak muslim, belakangan foto itu berubah menjadi menyebar sesudah itu diberitakan media.

Baca Juga  Now Is the Time to Think About Your Small-Business Success

Sementara itu, Ketua MUI Tana Toraja KH Zainal Muttaqin menyampaikan telah lama bertemu dengan yang tersebut bersangkutan di Kantor Mapolres setempat serta telah terjadi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka usai penghadapan yang digunakan berlangsung tertutup itu pada Selasa (26/3).

Sebagai manusia muslim maupun di dalam agama lain, kata ia menambahkan, diajarkan untuk saling memaafkan. Kendati demikian, untuk tahapan hukum yang telah terjadi dilaporkan penduduk dalam Kantor Polda Sulsel, Daerah Perkotaan Makassar, terus berjalan sesuai dengan ketentuan yang tersebut berlaku.

Artikel ini disadur dari BK DPRD Sulsel panggil JRM kasus dugaan penistaan agama

 

Check Also

Buka puasa bersatu Partai Demokrat dan juga Prabowo Subianto

Artikel ini disadur dari Buka puasa bersama Partai Demokrat dan Prabowo Subianto Baca Juga  Now …