UNRWA apresiasi komitmen DPR RI memperkuat misi kemanusiaan di Palestina

UNRWA apresiasi komitmen DPR RI mendukung misi kemanusiaan dalam Palestina

“Indonesia, di hal ini berazam untuk terus memberikan dukungan terhadap Palestina melalui upaya diplomasi parlemen yang tersebut selama ini dijalankan oleh DPR RI pada beragam forum parlemen dunia,”

Jakarta – Agensi Pekerjaan lalu Pemulihan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina di dalam Timur Dekat (UNRWA) mengapresiasi komitmen DPR RI di menyokong misi kemanusiaan di Palestina.

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon pada keterangan tertulisnya yang dimaksud diterima ke Jakarta, Rabu mengatakan, apresiasi yang dimaksud disampaikan pada waktu dirinya melakukan pertarungan bilateral dengan Direktur UNRWA Marta Lorenzo Rodriguez lalu Kepala Staf UNRWA Ben Majekodunmi pada sela-sela Sidang Parlemen Planet (IPU) Ke-148 yang tersebut berlangsung di dalam Jenewa, Swiss, 23-28 Maret 2024.

UNRWA adalah sebuah badan yang mana memberikan bantuan pendidikan, kesehatan, layanan sosial kemudian bantuan darurat untuk empat ratus ribu pengungsi Palestina yang tinggal di dalam Yordania, Libanon serta Suriah, juga ke Tepi Barat serta Jalur Gaza.

Fadli Zon mengatakan, di dalam sedang krisis kemanusiaan pada Palestina yang dimaksud semakin memprihatinkan, sangat disayangkan bahwa banyak negara besar yang mana memutuskan untuk tidak ada lagi memberikan bantuan kemanusiaannya terhadap penduduk Palestina.

Baca Juga  Pendonor Barat Setop Dana ke Arab Gegara Menentang Israel

"Indonesia, pada hal ini berikrar untuk terus memberikan dukungan terhadap Palestina melalui upaya diplomasi parlemen yang mana selama ini diwujudkan oleh DPR RI pada berubah-ubah forum parlemen dunia," kata Fadli.

Fadli mengutarakan reuni bilateral yang dimaksud mengeksplorasi berubah-ubah tantangan yang digunakan dihadapi oleh organisasi kemanusiaan di menjalankan misi kemanusiaannya pada Palestina, utamanya ke berada dalam blokade akses kemanusiaan yang digunakan diwujudkan secara sepihak oleh Israel.

Fadli mengatakan, Ben Majekodunmi yang tersebut baru hanya kembali dari Wilayah Gaza menceritakan tentang keadaan memprihatinkan terdiri dari kelaparan akut pada Gaza, dimana sejumlah bayi serta anak-anak tidak ada bisa jadi mendapatkan makanan, bahkan berbagai diantaranya meninggal di keadaan kelaparan.

Selain itu, tiada adanya akses air bersih juga menjadi tantangan terbesar ke lapangan. Kondisi krisis kemanusiaan seburuk ini ke Wilayah Gaza ini tak pernah dihadapi oleh UNRWA sebelumnya, oleh akibat itu, Ben berharap agar parlemen planet yang mana berkumpul di dalam IPU mampu bersatu pada memacu komitmen urusan politik untuk menjamin akses kemanusiaan yang digunakan aman di Palestina.

Baca Juga  Diam-Diam Daihatsu Lagi Bangun Pabrik Mobil Listrik di tempat RI

“Aksi yang digunakan dikerjakan tanah Israel menghalangi distribusi bantuan kemanusiaan pada Gaza, kemudian beraneka wilayah di Palestina adalah tindakan biadab yang tak berperikemanusiaan. DPR RI mengutuk keras tindakan ini, apalagi dalam sedang kondisi kelaparan akut serta tingginya permintaan obat kemudian peralatan medis dalam berada dalam bulan Ramadhan,” ujar Fadli Zon.

Sebagaimana diketahui bahwa pada 25 Maret 2024 lalu, Dewan Security (DK) PBB sudah mengadopsi resolusi agar tanah Israel menghentikan serangannya untuk Palestina kemudian segera melaksanakan gencatan senjata sementara, dan juga menggerakkan pembebasan sandera. Di berada dalam pesimisme upaya perdamaian pada Palestina, resolusi ini diharapkan mampu memberi akses kemanusiaan yang mana aman di Palestina.

Dalam kesempatan ini, Marta Lorenzo juga menyampaikan selama ini distribusi bantuan kemanusiaan dalam Palestina dikerjakan melalui jalur udara yang dinilai tak efektif, akibat rawan rusak, hancur, serta memberikan resiko keamanan yang tersebut sangat tinggi bagi para pengungsi oleh sebab itu serangan biadab negara Israel yang digunakan memiliki target para penerima bantuan tersebut.

Menanggapi hal ini, Fadli menyampaikan bahwa selama ini penduduk Nusantara gigih menunjukkan solidaritasnya untuk Palestina melalui beragam donasi kemanusiaan, baik melalui lembaga zakat nasional seperti BAZNAS maupun lembaga kemanusiaan berbasis sipil lainnya. Ia selanjutnya berharap agar dapat terwujud kerja serupa antara lembaga zakat dan juga infak Tanah Air dengan UNRWA.

Baca Juga  UMP Naik Tipis, Bisa Bantu Seretnya Kantong Orang RI?

"Sebagai negara mayoritas Muslim, Indonesia miliki potensi zakat yang sangat besar kemudian hal ini sudah pernah terbukti bagaimana berbagai rakyat kita yang mana menyalurkan zakat juga infaknya untuk membantu warga Palestina. Derita Palestina adalah derita kita bersama," kata Fadli Zon.

Indonesia, katanya, tak akan tinggal diam mengamati warga Palestina menghadapi krisis kemanusiaan seperti ketika ini. Maka, sudah ada bermetamorfosis menjadi kewajiban bagi Indonesia untuk terus meningkatkan bantuan kemanusiaan kita untuk Palestina melalui UNRWA.

Fadli Zon juga menegaskan kembali bahwa DPR RI berazam untuk mengoptimalkan upaya diplomasi parlemen untuk menyokong kemerdekaan Palestina serta membantu meringankan krisis kemanusiaan yang dimaksud dihadapi rakyat Palestina, utamanya melalui bantuan kemanusiaan yang mana disalurkan melalui organisasi internasional yang menjunjung lebih tinggi prinsip netralitas dan juga imparsialitas seperti UNRWA.

Artikel ini disadur dari UNRWA apresiasi komitmen DPR RI dukung misi kemanusiaan di Palestina

 

Check Also

Buka puasa bersatu Partai Demokrat dan juga Prabowo Subianto

Artikel ini disadur dari Buka puasa bersama Partai Demokrat dan Prabowo Subianto Baca Juga  Tak …