Joss! Dua Periode IPO Saham BREN Terbang 772%

Joss! Dua Bulan IPO Saham BREN Terbang 772%

Lingkar Post – Pergerakan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) tak kira-kira usai resmi Initial Public Offering (IPO) awal bulan Oktober 2023 lalu.

Saat ini hingga penutupan pada 20 November 2023 saham milik konglomerat Prajogo Pangestu ini berada di tempat level Rp6.800, saham BREN sudah naik 772% dari nilai tukar IPO di tempat Rupiah 780 per saham.

Kondisi ini pun menyebabkan Bursa Efek Indonesia (BEI) pun angkat bicara persoalan hal ini.

“Pergerakan saham BREN, kami pantau terus dan juga sejauh ini sudah ada dijalankan tindakan pengawasan unusual market activity (UMA) dan juga suspensi Cooling Down sebanyak dua sesi,” ungkap Direktur Pengawasan Transaksi serta Kepatuhan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kristian Sihar Manullang, Selasa (21/11/2023).

Baca Juga  MTEL Targetkan Kinerja Sahamnya Berkilauan dengan Harga Tertentu

Kristian menambahkan, tindakan pengawasan selanjutnya akan dilaksanakan apabila dari hasil pemantauan bursa diperlukan tindakan tersebut.

Saham BREN resmi melantai di area BEI pada Awal Minggu awal Oktober lalu. BREN menawarkan 4.015.000.000 saham baru atau sebesar 3% dari dari modal ditempatkan kemudian disetor penuh pasca Penawaran Umum Perdana, dengan tarif penawaran sebesar Simbol Rupiah 780 per saham lalu jumlah keseluruhan nilai Penawaran Umum secara keseluruhan sebesar Mata Uang Rupiah 3.131.700.000.000.

Baca Juga  Saham GoTo Ambles 4 Persen Hingga di area Bawah Rupiah 100, Ternyata Ada Rumor Ini adalah

Adapun pemakaian dana IPO pasca dikurangi biaya akan digunakan untuk membayar sebagian utang infrastruktur B terhadap Bangkok Bank Public Company Limited sebanyak-banyaknya sebesar US$ 158.588.321.

Selain itu, IPO BREN juga bertujuan untuk memenuhi kewajiban pembayaran terhadap Star Daya Oil & Gas Pte. Ltd. perihal penunjukan Star sebagai pemegang saham ACEHI. Rinciannya pembayaran untuk SEOG sebesar US$ 66,50 jt dan juga untuk Perseroan sebesar US$ 6 juta.

Baca Juga  Pengamat: Strategi "power wheeling" jadi beban tambahan PLN

Biaya yang mana dibayarkan Star terhadap Perseroan akan digunakan untuk pembayaran gaji, biaya jasa lalu biaya sewa.

Asal tahu saja, pemilik BREN adalah BRPT sebesar 66,67%. Sisanya, Green Energy Era sebesar 24,33%, Jupiter Tiger Holding 4,5% serta Prime Hill Fund sebanyak 4,5%.

Setelah IPO, kepemilikan BRPT di area BREN akan terdilusi menjadi 64,43%, Green Energy 23,52%, Jupiter Tiger serta Prime Hill Fund 4,35% lalu penduduk sebesar 3,35 persen.

Check Also

eksekutif Bakal Buka Kembali Ekspor Benih Lobster

eksekutif Bakal Buka Kembali Ekspor Benih Lobster

Lingkar Post – JAKARTA – Menteri Kelautan serta Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono akan kembali membuka …