Mengulas Langkah Indonesia Jadi Produsen Baterai dan juga Kendaraan Listrik

Mengulas Langkah Indonesia Jadi Produsen Baterai serta Kendaraan Listrik

Lingkar Post INFO NASIONAL – Perserikatan Bangsa-Bangsa siap mengatur Pertemuan Perubahan Iklim atau United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) di dalam Dubai, Uni Emirat Arab, pada 30 November-12 Desember 2023.

Salah satu isu penting di UNFCC atau lazim disebut Conference of the Parties (COP 28) adalah percepatan transisi ke sumber energi bersih untuk memangkas emisi gas rumah kaca. 

Indonesia mempunyai prospek besar untuk memperkuat percepatan menghurangi emisi gas rumah kaca. Dengan sumber daya alam yang kaya, terkhusus nikel, negara ini dapat berperan besar di proses transisi energi. Diketahui, permintaan dunia terhadap kendaraan listrik menjadi tren yang dimaksud terus bertumbuh seiring upaya mengatasi pembaharuan iklim.

Baca Juga  Ditanya mengenai Pemberian Jam Tangan Rolex dari Syahrul Yasin Limpo, Sudin: Tanyakan ke Penyidik

Pertanyaan yang mana kemudian mengemuka, bagaimana Indonesia dapat memanfaatkan prospek ini secara optimal? Dibutuhkan kebijakan yang tersebut komprehensif agar proses pengolahan lebih lanjut nikel dan juga tata kelolanya memberi hasil sesuai harapan. Terlebih, Indonesia miliki target bauran energi sebesar 24 persen pada 2025, sementara sikap pada waktu ini masih di area kisaran 14,11 persen.

Pemerintah harus mempercepat pembentukan lingkungan kendaraan listrik yang mana melibatkan berbagai stakeholder, termasuk para pelaku di dalam bidang ini. Jika Indonesia mampu memanfaatkan nikel sehingga lapangan usaha sel listrik tumbuh pesat, bukanlah tak kemungkinan besar negara ini akan menjadi produsen yang diperhitungkan di area kancah global. 

Baca Juga  Berpartisipasi Elegan dengan Mattedorable Lipcream Hanasui

Guna memahami langkah pemerintah pada menjabarkan juga mengimplementasikan peta jalan menuju negara sektor kendaraan listrik, Tempo siap mengadakan Electronic Vehicle and Battery Conference di area Hotel Borobudur, pukul 08.00-13.00 pada Selasa, 21 November 2023. Juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Tempodotco dan juga Facebook Tempo Media.

Terdapat tiga sesi pada konferensi ini. Melalui kegiatan ini, partisipan akan memahami langkah Indonesia pada pengembangan lebih lanjut nikel yang digunakan menjadi salah satu material utama sel listrik, pemanfaatan lalu tata kelola nikel, hingga pengembangan lingkungan kendaraan listrik.

Baca Juga  Belum Terbentuknya Pasar Mobil Listrik Bekas Dinilai Jadi Penghambat Transisi EV dalam Indonesia

Pastikan Anda mengunjungi kegiatan ini dengan mendaftarkan diri anda terlebih dahulu melalui link berikut https://bit.ly/TEMPOEVBATTERYCONFERENCE2023 untuk mendapat ilustrasi yang tersebut menyeluruh terkait langkah Indonesia menjadi negara sektor kendaraan listrik, dan juga melakukan konfirmasi target emisi karbon nol persen pada 2060 dapat tercapai. (*)

 

Check Also

Maju pada di pemilihan 2024, Airlangga Dinilai Sangat Layak Kembali Menakhodai Golkar

Maju di dalam pemilihan 2024, Airlangga Dinilai Sangat Layak Kembali Menakhodai Golkar

Lingkar Post – JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai sangat layak kembali …