Waduh! Duduk Seharian Bisa Sebabkan Saraf Kejepit: Kenali Tanda-tandanya

Waduh! Duduk Seharian Bisa Sebabkan Saraf Kejepit: Kenali Tanda-tandanya

Lingkar Post – Dokter ortopedi ingatkan duduk seharian bisa jadi meningkatkan risiko saraf kejepit alias HNP (Hernia Nucleus Pulposus). Kenapa ya bisa saja seperti itu?

Fakta ini diungkap secara langsung Konsultan Tulang Belakang Eka Hospital BSD & Pekanbaru, dr. Syafrudin, Sp.OT (K) Spine menjelaskan kebiasaan duduk seharian dapat berbahaya untuk postur tubuh.

“Perubahan postur tubuh kemungkinan besar tidaklah terjadi di waktu semalam, namun Anda akan baru merasakan efeknya pasca beberapa tahun. Hal ini dikarenakan ketika duduk terlalu lama, otot fleksor pinggul Anda memendek, yang mana dapat menyebabkan kesulitan pada sendi pinggul Anda,” ujar dr. Syafrudin melalui rilis Eka Hospital Group yang mana diterima suara.com, Selasa (7/11/2023).

Baca Juga  Ngeri! BPOM Temukan Puluhan Barang Penyelesaian Kuat Hingga Pelangsing Sangat Berbahaya Dijual Bebas di dalam Toko Online

Ia juga menyatakan duduk seharian dapat menyebabkan premature degeneration, yang digunakan disebabkan oleh kompresi pada cakram di dalam tulang belakang akibat dari tempat duduk yang tiada baik serta benar.

Ilustrasi duduk bikin saraf kejepit (freepik.com/rawpixel-com)
Ilustrasi duduk bikin saraf kejepit (freepik.com/rawpixel-com)

Termasuk juga merubah postur tubuh, di tempat mana kondisi ini juga dapat menyebabkan rasa sakit pada punggung dan juga mengganggu keseharian di beraktivitas. Postur tubuh yang dimaksud buruk inilah yang digunakan akhirnya menyebabkan saraf kejepit.

“Meningkatkan risiko untuk mengalami nyeri pinggang yang tersebut mampu disebabkan akibat beberapa faktor, salah satunya yaitu Hernia Nukleus Pulposus (HNP) atau lebih banyak kerap dikenal sebagai saraf kejepit,” paparnya.

Baca Juga  70 Persen Alat Kesejahteraan Masih Impor, Begini Strategi Kurangi Ketergantungan dari Luar Negeri

Kondisi ini terjadi dikarenakan tubuh memberikan lebih tinggi sejumlah kompresi pada tulang belakang ketika duduk dibandingkan pada waktu berdiri. Ditambah orang yang dimaksud juga memiliki postur tubuh yang dimaksud buruk sehingga saraf kejepit semakin menurunkan kualitas hidup penderitanya.

“Saraf kejepit akan mengganggu seluruh pergerakan tubuh Anda dikarenakan selain menyebabkan rasa sakit yang digunakan dahsyat seperti terbakar, saraf kejepit juga dapat melemah otot-otot lalu memproduksi beberapa bagian tubuh menjadi tertutup rasa atau terasa kesemutan,” jelasnya.

Baca Juga  Waspada Saraf Kejepit, Hal ini Cara Duduk yang mana Benar untuk Bekerja Seharian

Mengerikannya duduk seharian tidak belaka menyebabkan saraf kejepit tapi juga bisa jadi memicu obesitas, gangguan pencernaan, otot melemah juga tegang, diabetes, stres kemudian gangguan kecemasan lainnya.

“Jika mulai merasakan nyeri pada area punggung atau panggul pasca duduk terlalu lama, maka segera merilekskan punggung lalu kompresi dengan benda dingin. Nyeri punggung biasanya bisa jadi sembuh di hitungan hari hingga minggu dengan beristirahat kemudian melakukan terapi dari rumah,” pungkas dr. Syafrudin.

 

Check Also

Dokter RSCM: Infeksi Pneumonia Mycoplasma Lebih Ringan Daripada wabah pandemi Covid-19

Dokter RSCM: Infeksi Pneumonia Mycoplasma Lebih Ringan Daripada wabah Covid-19

Lingkar Post – Publik diminta tidak ada perlu khawatir dengan adanya ancaman infeksi pneumonia mycoplasma …