Heboh India Larang Sistem Halal, Ini adalah adalah Sebabnya

Heboh India Larang Sistem Halal, Ini adalah Sebabnya

Lingkar Post

Jakarta – Negara Bagian Uttar Pradesh, India, melarang beredarnya hasil dengan sertifikasi halal. Hal ini terkait produksi, penyimpanan, distribusi, dan juga perdagangan makanan, obat-obatan, kemudian barang kosmetik.

Hal ini diadakan untuk menjaga dari kebingungan. Mengutip India Today, dikutip Hari Jumat (24/11/12023), Komisioner Pangan Uttar Pradesh mengungkapkan sertifikasi terkait makanan hanya sekali berada pada pihak berwenang yang tersebut disebutkan di Undang-Undang Security lalu Standar Pangan 2006.

Baca Juga  India masih berupaya selamatkan 41 pekerja di dalam terowongan ambruk

Sejauh ini, memang benar label halal India memang sebenarnya tak dikeluarkan badan yang terkait UU itu. Badan independen mengeluarkannya seperti Halal India Private Limited Chennai, Jamiat Ulama-i-Hind Halal Trust Delhi, Dewan Halal India Mumbai, Jamiat Ulama Maharashtra serta lembaga lainnya.

“Dengan demikian, sertifikasi halal produk-produk pangan adalah sistem paralel yang dimaksud menciptakan kebingungan mengenai kualitas materi pangan,” katanya.

Baca Juga  Jumpa di tempat Amerika Serikat, Indonesia-India Bahas Kerja Sama Bilateral Termasuk Sektor Otomotif

“Dan sepenuhnya bertentangan dengan maksud dasar Undang-undang yang disebutkan serta tiada dapat dipertahankan berdasarkan Pasal 89 Undang-undang tersebut,” demikian isi perintah tersebut.

Pemerintah juga memberi peringatan tindakan tegas terhadap mereka itu yang dimaksud melanggar larangan tersebut. Namun, barang-barang dengan sertifikasi Halal yang digunakan diproduksi untuk ekspor dikecualikan dari larangan tersebut.

Baca Juga  New Delhi lanjutkan aktivitas di area sedang polusi "berbahaya"

Sebelumnya polisi Uttar Pradesh mengajukan beberapa persoalan hukum terhadap beberapa perusahaan lantaran jual produk-produk ‘bersertifikat Halal’ dengan menggunakan dokumen palsu. Mereka menduga label itu diletakan untuk mendongkrak perdagangan dengan mengeksploitasi agama.

Artikel Selanjutnya Malaysia-Filipina Kena, Vietnam Respons “Kiamat” Beras India

Check Also

Mendagri minta Pj. kepala wilayah segera penuhi anggaran pemilihan gubernur 2024

Mendagri minta Pj. kepala wilayah segera penuhi anggaran pemilihan gubernur 2024

Ibukota Indonesia – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memohon Pj. kepala wilayah segera memenuhi keinginan …