Berhasil Perlebar Jarak Poin dengan Jorge Martin, Francesco Bagnaia Tak Ingin Lengah

Berhasil Perlebar Jarak Poin dengan Jorge Martin, Francesco Bagnaia Tak Ingin Lengah

Lingkar Post – Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia mengungkapkan tak ingin lengah dan juga mengendurkan fokusnya meskipun berhasil memperlebar jarak perolehan poin melawan rival terdekatnya musim ini Jorge Martin (Prima Parac) dengan unggul 21 angka.

Jarak itu dipastikan Bagnaia pasca finis P2 dan juga mengoleksi 20 poin di area MotoGP Qatar yang dimaksud dilakukan di dalam Sirkuit Internasional Lusail, Awal Minggu WIB.

“Ini adalah hasil yang luar biasa, itu berarti kami sanggup tiba dalam Valencia dengan sedikit jarak atau selisih poin dalam klasemen kejuaraan. Ini adalah tak akan mudah dikarenakan 21 poin tak cukup untuk kami bersantai,” kata Bagnaia, dikutipkan dari keterangan resmi Ducati Corse seperti dimuat Antara.

Baca Juga  Maju ke Babak 16 Besar China Masters 2023, Anthony Ginting Ungkap Kunci Penting Kemenangannya Atas Loh Kean Yew
Francesco Bagnaia (Instagram/@pecco63)
Francesco Bagnaia (Instagram/@pecco63)

“Tapi, secara keseluruhan, kami senang dengan pekerjaan yang telah terjadi dilaksanakan oleh tim. Hal ini adalah kecepatan yang digunakan saya harapkan kemarin (di sesi kualifikasi juga Sprint),” ucapannya menambahkan.

Mengenai jalannya balapan utama di tempat Qatar, atlet sepeda yang akrab disapa Pecco itu mengungkapkan senang dapat memulai balapan dari P4 serta finis pada podium kedua. Ia sempat mengawasi di tempat pertengahan balapan dengan total 22 lap tersebut, pada waktu Martin kehilangan performanya kemudian tergelincir.

Bagnaia juga hampir mengamankan finis pertama, sebelum Fabio Di Giannantonio (Gresini Racing) merebut tempat terdepan juga memberikannya tekanan sehingga ia tersalip kemudian terpaut 2,734 detik dari sang pemimpin balapan.

Baca Juga  Miguel Oliveira juga Raul Fernandez Gabung Trackhouse Racing untuk MotoGP 2024

“Kami berhasil melakukan awal yang dimaksud baik serta saya miliki kemungkinan untuk menunjukkan kecepatan saya yang digunakan luar biasa, satu-satunya hal adalah kesalahan pada Tikungan 1 ketika saya disalip oleh Fabio, itu adalah momen yang mana menakutkan pastinya juga saya kehilangan berbagai waktu,” ungkap dia.

“Saya merasa mampu memperjuangkan kemenangan ini, namun tempat kedua adalah hasil yang digunakan sangat bagus juga,” kata beliau menambahkan.

Di sisi lain, rekan satu kelompok Bagnaia, Enea Bastanini, memulai balapan dengan cukup baik dari P15 sebelum akhirnya finis P8 pada balapan di malam hari di dalam Lusail.

Baca Juga  Rekap Hasil Kumamoto Masters 2023 Rabu 16 November: 4 Wakil Indonesia Lolos ke Babak 16 Besar, 4 Kandas

“Balapan saya sangat sulit khususnya di dalam awal lantaran sangat sulit bagi saya untuk menyalip peserta balap lain kemudian mencapai kecepatan saya, namun ketika kecepatan muncul di tempat pertengahan balapan, saya berjuang keras untuk memperkecil jarak dari peserta balap lain,” jelas Bastianini.

Pemenang MotoGP Negara Malaysia 2023 itu menyatakan ia menemukan kecepatan maksimal di area lima lap terakhir kemudian berupaya untuk menggerakkan batasnya dengan maksimal.

Sementara itu, putaran ke-20 juga final MotoGP musim ini akan bergulir dalam Sirkuit Ricardo Tormo Cheste, Valencia, pada 24-26 November 2023.

Check Also

Jelang MotoGP Qatar, Jorge Martin Atur Strategi Demi Cegah Francesco Bagnaia Pertahankan Gelar Juara

Jelang MotoGP Qatar, Jorge Martin Atur Strategi Demi Cegah Francesco Bagnaia Pertahankan Gelar Juara

Lingkar Post – Pembalap Prima Pramac Jorge Martin mengungkapkan strategi yang mana tepat dapat membuatnya …