Pakar bagikan cara menyimpan panganan sisa agar tetap aman

Pakar bagikan cara menyimpan panganan sisa agar tetap aman

lingkarpost.com – Jakarta –

Saat akhir pekan atau waktu berkumpul dengan keluarga, sering kali seseorang memasak dalam jumlah total total yang mana digunakan banyak kemudian berakhir dengan sisa makanan yang tersebut mana berlebihan.
 
Spesialis urusan rakyat di tempat tempat Layanan Keamanan lalu juga Inspeksi Pangan USDA, pada Washington, DC Amerika Serikat Jesus Garcia serta Vanessa Imus, MS, RDN dari Nutrisi Terpadu untuk Menurunkan Berat Badan (inutritioncenter.com) di tempat tempat Bothell, Washington, membagikan beberapa pedoman untuk cara menyimpan panganan sisa yang mana aman, seperti ditulis pada laman New York Post, Minggu (12/11) waktu setempat.
 
Jika Anda menimbulkan makanan dengan daging atau makanan laut, pastikan untuk mendinginkan sisa makanan tepat waktu untuk mengawetkan makanan agar sanggup aman selama beberapa hari.
 
“Peraturan umum kami adalah semua makanan yang dimaksud mana dimasak aman disimpan dalam lemari es pada suhu 40 Fahrenheit (4 derajat celsius) hingga empat hari,” kata Jesus Garcia.

 

Daging lalu unggas baik mentah atau matang termasuk makanan yang mana digunakan mudah rusak, maka itu harus disimpan kembali dalam dalam lemari es dalam waktu dua jam setelah dikeluarkan dari atau setelah dimasak.
 
Garcia mengatakan setelah dua jam berada di dalam dalam 'zona berbahaya' yaitu suhu ruang antara 4 derajat celsius lalu juga 60 derajat celsius, menyebabkan bakteri dapat berkembang biak hingga tingkat yang tersebut yang berbahaya juga menyebabkan makanan menjadi tak aman untuk dikonsumsi.
 
Cara lain yang dimaksud itu dapat dijalankan untuk menyimpan sisa makanan dengan aman adalah membagi makanan besar seperti kalkun atau daging sapi panggang menjadi porsi yang hal itu lebih tinggi besar kecil juga menyimpannya dalam wadah yang tersebut itu dangkal agar makanan dapat tambahan cepat dingin, kata Garcia.
 
Strategi cerdas lainnya adalah dengan menyembunyikan sisa makanan, membungkusnya dalam kemasan kedap udara atau menyegelnya dalam wadah penyimpanan.
 
"Praktik-praktik ini membantu mencegah masuknya bakteri, mempertahankan kelembapan, serta juga mencegah sisa makanan menimbulkan bau dari makanan lain dalam lemari es. Segera dinginkan atau bekukan sisa makanan yang digunakan mana dibungkus agar cepat dingin,” kata Garcia.
 
Hal yang digunakan sebanding juga dikatakan Imus, bahwa sisa makanan harus selalu disimpan ke dalam wadah penyimpanan dengan penutup yang tersebut digunakan pas atau ditutup secukupnya dalam kemasan kedap udara untuk mencegah masuknya bakteri.
 
Dia juga mengatakan sangat penting untuk segera mendinginkan makanan dengan cepat.
 
"Artinya, jika Anda miliki kuah sup yang mana digunakan besar atau potongan daging yang mana dimaksud besar, Anda harus memecahnya menjadi porsi yang mana digunakan tambahan tinggi kecil sebelum memasukkannya ke dalam lemari es," kata Imus.
 
Meskipun sudah disimpan dengan cara yang tersebut dimaksud terbilang aman tersebut, Imus mengatakan Anda tidaklah boleh bergantung sepenuhnya pada penglihatan atau penciuman untuk menentukan apakah sisa makanan dapat dimakan serta aman.
 
“Meskipun saya pernah melihat teman-teman melakukan 'tes mengendus', itu bukanlah cara yang hal tersebut akurat untuk mengukur keamanan sisa makanan Anda. Makanan Anda mungkin terlihat baik-baik saja, tapi bukan berarti baik-baik saja,” katanya.
 
Seperti yang mana diucapkan Garcia, untuk tetap berpegang pada aturan empat hari.
 
“Jika Anda tiada memberi label pada makanan Anda juga tiada ada ingat kapan pertama kali menyiapkannya, maka inilah saatnya membuangnya. Anda lebih lanjut tinggi memilih aman daripada menyesal akibat risiko keracunan makanan meningkat setelah empat hari disimpan pada dalam lemari es," kata Imus.
 
Sementara itu jika anda ingin menghangatkan kembali pastikan selalu memanaskan kembali sisa makanan hingga 165 derajat Fahrenheit atau 73 celsius, kata Imus.
 
“Pastikan untuk mengaduk kemudian membalik makanan saat Anda memanaskannya kembali,” tambahnya.
 
Garcia juga mengingatkan bahwa memanaskan kembali dalam oven atau microwave akan memakan waktu tambahan lanjut lama untuk makanan padat seperti kalkun atau daging sapi panggang dibandingkan makanan yang mana itu kurang padat seperti roti juga sayuran kecil.

Baca Juga  Kecap kemudian sambal jadi benda wajib pada mobil Sarwendah

Check Also

Sasa ramaikan event otomotif “Decemblar Kustom Weekender” di dalam di Ancol

Sasa ramaikan event otomotif “Decemblar Kustom Weekender” di dalam Ancol

Lingkar Post – Ibukota – Korporasi makanan juga bumbu masakan, PT Sasa Inti menyapa penggemar …