Petronas, Dorna kenalkan komponen bakar berkelanjutan pada GP 2024

Petronas, Dorna kenalkan komponen bakar berkelanjutan pada GP 2024

Kuala Lumpur – Petronas serta Dorna Sports memperkenalkan material bakar baru berkelanjutan yang digunakan akan digunakan pada musim Moto2TM juga Moto3TM 2024 saat pembukaan Petronas Grand Prix Malaysia 2023 pada Sepang.

Petronas Senior General Manager, Hubungan Strategis kemudian Komunikasi Grup Anita Azrina Abdul Aziz dalam keterangan tertulisnya di area tempat Kuala Lumpur, Sabtu, mengaku bangga pada Dorna Sports terus terlibat dalam kemitraan ini mengingat mereka itu itu bekerja sebanding menciptakan olah raga rendah karbon.

Pada 2024, Moto2TM and Moto3TM belaka menggunakan material bakar yang dimaksud digunakan diformulasi dengan setidaknya 40 persen material bakar non-fosil, di area area samping terus memenuhi kebutuhan oktan tinggi juga oksigen rendah regulasi materi bakar Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) 2023.

Baca Juga  gerakan Hamas berupaya perpanjang jeda kemanusiaan dalam Jalur Kawasan Gaza

Evolusi kemitraan itu memproduksi Petronas dapat membantu Dorna Sports mengupayakan kejuaraan yang dimaksud dengan 100 persen komponen bakar berkelanjutan pada 2027.

Bagi Petronas, pengembangan materi bakar berkelanjutan adalah kunci dalam membuka kesempatan baru sebagaimana merekan itu sedang meredefinisikan dirinya dalam menghadapi transisi energi.

"Tonggak penting ini menyoroti komitmen bersama Petronas juga Dorna Sports untuk menciptakan jalan rendah karbon masa depan kemudian bersama dengan mitra kita, kami kan terus memacu batasan-batasan dengan Fluid Technology Solutions™ kami," kata dia.

Baca Juga  Invasi negeri Israel hancurkan impian sektor teknologi di dalam Jalur Kawasan Gaza

Pejabat Tertinggi Eksekutif Dorna Sports Carmelo Ezpeleta mengatakan 2024 menjadi awal era baru untuk balapan motor Grad Prix serta juga langkah pertama ke era baru global tanpa unsur bakar karbon.

Bekerja sebanding dengan mitra terkemuka global seperti Petronas sehingga hal itu terwujud pada Moto2 and Moto3 adalah sungguh fantastis bagi mereka.

Baca Juga  Qatar: Negosiasi kelanjutan jeda di area Wilayah Gaza masih terus dilaksanakan

Yang juga fantastis, kata dia, adalah menjamin kedua kelas tetap berperforma luar biasa sekalipun menggunakan minimal 40 persen unsur bakar non-fosil serta menggunakan paddock sebagai tempat pengujian sebelum teknologi itu digunakan awam.

Selama fase pengembangan, material bakar Petronas Primax Pro-Race M2 menjalani pengujian performa mesin yang dimaksud mana ketat dengan pabrikan utama lalu tim terpilih dalam Moto2TM, Moto3TM, juga World Superbike.

Check Also

Kazakhstan ajak Indonesia bentuk komite bidang bisnis untuk perkuat kemitraan

Kazakhstan ajak Indonesia bentuk komite bidang usaha untuk perkuat kemitraan

Menurut Abdykarimov, kedua negara terlibat bekerja identik di area berbagai sektor, dari minyak lalu gas, …