PLN ingatkan warga waspada pada pemakaian listrik di dalam area musim hujan

PLN ingatkan warga waspada pada pemakaian listrik di area musim hujan

Lingkar Post – DKI Jakarta – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) DKI Ibukota Raya mengingatkan warga Ibu Perkotaan agar waspada pada penyelenggaraan listrik pada musim hujan untuk menghindari hal-hal yang mana digunakan tiada diinginkan.

General Manager PLN UID DKI Ibukota Indonesia Raya Lasiran juga meminta-minta penduduk untuk tanggap ketika terjadi banjir kemudian segera mematikan aliran listrik di tempat tempat rumah masing-masing apabila air mulai meninggi lalu juga masuk rumah.

Baca Juga  KPU Pusat Kota Jakpus prioritaskan GOR jadi gudang logistik Pemilihan Umum 2024

"Matikan listrik dari kWh meter. Selanjutnya hubungi PLN melalui PLN Mobile atau Contact Center 123 apabila aliran listrik masih terlihat menyala pada pada waktu wilayah yang digunakan disebutkan terkena banjir," kata Lasiran melalui keterangan resminya dalam tempat Jakarta, Sabtu.

Ia mengatakan, air merupakan penghantar listrik. Apabila terjadi banjir juga aliran listrik masih menyala, maka air yang tersebut dimaksud meninggi akan menghantarkan aliran listrik juga dapat menyebabkan hal-hal fatal yang mana mana tak diinginkan.

Baca Juga  Progres pengerjaan pompa air Kebon Raya Duri Kepa capai 90 persen

Lasiran juga menegaskan, instalasi listrik yang dimaksud mana berada di di area rumah adalah tanggung jawab pemilik rumah. PLN hanya sekali sekali berwenang sampai dengan kWh meter.

"Kita harus sama-sama memahami juga bahwa instalasi listrik di tempat pada dalam rumah adalah tanggung jawab pemilik rumah. PLN berwenang belaka sampai kWh pelanggan saja," ujarnya.

Baca Juga  22 Provinsi Diprediksi Hujan Lebat Hari Ini, BMKG Minta Komunitas Waspada

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi kemudian Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa hujan dengan intensitas sedang sampai lebat masih akan terjadi pada wilayah DKI Ibukota Indonesia pada sepekan ke depan.

Apalagi pada Kamis (30/11) hujan lebat yang digunakan yang disebutkan terjadi pada area beberapa wilayah Ibukota Indonesia lalu sekitarnya mengakibatkan 69 lokasi pada Ibukota Indonesia terendam banjir.

Adapun puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Januari hingga Februari 2024.

Check Also

Maju pada di pemilihan 2024, Airlangga Dinilai Sangat Layak Kembali Menakhodai Golkar

Maju di dalam pemilihan 2024, Airlangga Dinilai Sangat Layak Kembali Menakhodai Golkar

Lingkar Post – JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai sangat layak kembali …