Infeksi Saluran Kemih Wanita Bisa Sebabkan Vagina Serasa Terbakar, Gejalanya?

Infeksi Saluran Kemih Wanita Bisa Sebabkan Vagina Serasa Terbakar, Gejalanya?

Lingkar Post Jakarta – Vagina terasa panas dan juga terbakar adalah kondisi umum yang mana banyak dialami wanita. Tren panas ini biasanya terasa di tempat bagian labia, klitoris dan juga lubang vagina. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya adalah Infeksi Saluran Kemih disingkat ISK.

ISK adalah kondisi ketika sistem kemih mengalami infeksi. Infeksi ini bisa jadi terjadi di area bagian ureter, ginjal, kandung kemih, dan juga juga uretra. Bahkan, infeksi ini dapat menyerang bagian yang mana tambahan di juga umumnya yang dimaksud terjadi adalah infeksi kandung kemih (cystitis).

Dikutip dari Channel News Asia, wanita lebih banyak rentan terserang ISK akibat uretra merek lebih banyak pendek, memudahkan bakteri berpindah dari uretra ke kandung kemih. Faktor lainnya adalah kedekatan uretra dengan anus kemudian pembaharuan hormonal selama menopause atau kehamilan.

Baca Juga  OOTD Ayu Ting Ting ala Idol KPOP, Gak Keliatan Kaya Ibu Anak Satu

Meskipun berbagai melakukan seks menyebabkan ISK dianggap mitos, namun kenyataannya hal ini dapat meningkatkan risiko ISK. Christopher Chong, dokter zat serta ginekolog di dalam Rumah Sakit Gleneagles menjelaskan bahwa hubungan seksual dapat memindahkan organisme penginfeksi ke kandung kemih. 

Namun, tidak belaka seks yang dimaksud menjadi penyebab, faktor lain seperti genetika, anatomi, lalu kondisi kebugaran juga memainkan peran penting pada kondisi ini. Bahkan wanita yang digunakan belum pernah berhubungan seks atau melahirkan dapat terkena ISK.

Baca Juga  Kenaikan Kasus pandemi Covid-19 kemudian Pneumonia, Apa yang digunakan Perlu Diperhatikan?

Selain itu, kondisi kemampuan fisik seperti diabetes, kanker, penyakit autoimun, serta pengaplikasian steroid jangka panjang juga dapat mengurangi kekuatan daya tahan tubuh, sehingga meningkatkan risiko ISK. Take semata-mata itu, selama menopause, terjadi penurunan estrogen yang digunakan menimbulkan vagina juga saluran kemih kering lalu tipis, sehingga memudahkan bakteri untuk berkembang.

Beberapa wanita berusia empat puluhan mengungkapkan pengalaman infeksi saluran kemih yang berulang, tanpa keterlibatan seksual yang tersebut berlebihan. Beh Suan Tiong, seseorang konselor obstetri serta ginekologi, mendefinisikan ISK berulang sebagai dua infeksi akut di enam bulan atau tiga infeksi pada setahun.

Baca Juga  Cara Kimberly Ryder Atur Variasi Makanan untuk Anak

Dilansir dari Mayo Clinic, infeksi saluran kemih tiada terus-menerus mengakibatkan gejala mencolok. Tetapi, beberapa gejala yang tersebut kerap muncul adalah:

* Dorongan kuat untuk buang air kecil terus-menerus
* Perasaan terbakar pada vagina pada waktu buang air kecil
* Sering buang air kecil
* Urin yang mana terlihat keruh
* Urin yang tampak merah, merah muda cerah atau berwarna kecoklata  yang merupakan tanda darah pada urin
* Urin bau menyengat
* Nyeri panggul, pada wanita, teristimewa di tempat sedang panggul kemudian pada sekitar area tulang kemaluan

Pilihan editor: Bisakah Infeksi Menular Seksual atau Infeksi Saluran Kemih Menular dari Dudukan Toilet?

Check Also

4 Tips Supaya Bunga Desember Tumbuh Subur

4 Tips Supaya Bunga Desember Tumbuh Subur

Lingkar Post – Jakarta – Sejumlah jenis bunga tiada mekar sembarang waktu. Yang menimbulkan bunga …