KJRI dampingi ABK WNI yang dimaksud digunakan menjalani rawat inap pada Cape Town

KJRI dampingi ABK WNI yang digunakan menjalani rawat inap pada Cape Town

Jakarta – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) dalam dalam Cape Town memberikan pendampingan terhadap anak buah kapal (ABK) WNI yang dimaksud sedang menjalani rawat inap di dalam tempat rumah sakit Christian Barnaard pada Cape Town, Afrika Selatan.

Menurut Konsul Jenderal RI Cape Town Tudiono dalam rilis yang dimaksud mana diterima pada Jakarta pada Kamis, pihaknya terus berkoordinasi baik dengan pihak perusahaan maupun teman-teman ABK Sumardi yang tersebut dimaksud dirawat akibat asam lambung serta memantau perkembangan perawatan yang tersebut hal itu bersangkutan.

Baca Juga  Presiden Xi Jinping minta AS serius tak dukung "kemerdekaan Taiwan"

"KJRI menegaskan Sumardi memperoleh perawatan yang tersebut dimaksud baik serta seluruh biaya ditanggung oleh perusahaan," ujar Tudiono.

Hal ini sejalan dengan misi KJRI yang mana digunakan memprioritaskan misi perlindungan terhadap WNI sesuai dengan motto 'We are here to serve with excellence, elevate bilateral relations and cooperation, and the protection of the Indonesian citizens'.

Selain itu KJRI juga meyakinkan pembayaran gaji Sumardi lancar kemudian juga seluruh dokumen perjalanan maupun dokumen pekerjaan seperti buku pelaut, kontrak kerja lalu asuransi sudah dipenuhi.

Baca Juga  China tawari Brunei dengan pembangunan ekonomi lebih lanjut banyak

Dalam kunjungan yang mana KJRI menyempatkan memberi bantuan vitamin, juga buah-buahan, selain itu Sumardi juga dimasukkan ke grup Whatsapp yang dikelola KJRI.

Sementara itu Sumardi, ABK jika Cirebon yang mana dimaksud sudah bekerja selama 13 tahun di tempat tempat kapal berbendera Korea Selatan Sae in 7 itu, mengatakan diperlakukan dengan baik serta bertanggung jawab oleh agen serta perusahaan serta mengucapkan terima kasihnya atas perhatian yang digunakan digunakan diberikan KJRI.

Baca Juga  Jeda kemanusiaan gagal diperpanjang, Kawasan Gaza kembali diserang

Menurut KJRI, saat ini ada 141 WNI yang mana berada Cape Town, namun ada sekitar dua ribu ABK WNI yang digunakan digunakan bekerja pada dalam kapal-kapal asing yang tersebut mana singgah dalam dalam Cape Town setiap tahun memproduksi Cape Town menjadi tempat persinggahan ABK terbesar di dalam tempat seluruh dunia.

Selain itu, pada tempat itu juga diperkirakan terdapat lebih tinggi lanjut dari sebanyak tiga ratus ribu diaspora Indonesia yang digunakan hal tersebut miliki hubungan darah dengan Indonesia.

Check Also

Kazakhstan ajak Indonesia bentuk komite bidang bisnis untuk perkuat kemitraan

Kazakhstan ajak Indonesia bentuk komite bidang usaha untuk perkuat kemitraan

Menurut Abdykarimov, kedua negara terlibat bekerja identik di area berbagai sektor, dari minyak lalu gas, …