MIND ID Raup 14% Saham Vale, ESDM: Jangan Mahal-mahal!

MIND ID Raup 14% Saham Vale, ESDM: Jangan Mahal-mahal!

lingkarpost.com –

Jakarta – Menteri Energi serta Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif menginginkan nilai saham PT Vale Indonesia yang akan ditawarkan ke Holding BUMN Pertambangan MIND ID harus lebih besar tinggi terjangkau dibandingkan nilai jual pasar.

“(Harga saham Vale) yang tersebut penting harus lebih lanjut lanjut diskon dari nilai pasar,” ujar Arifin saat ditemui pada area Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17/11/2023).

Adapun divestasi sebanyak 14% yang dimaksud disebut akan berasal dari saham Vale Canada Limited yakni perusahaan pusat Vale lalu Sumitomo sebagai pemegang saham Vale. Meski demikian, Arifin belum memberi tahu berapa nominalnya. “Ya nanti lah harganya belum buru-buru amat harganya,” ungkapnya.

Baca Juga  Ayah Pembunuh 4 Anak Kandung di area Jagakarsa Jadi Tersangka, Polisi: Dibunuh Bergantian Dari yang mana Paling Kecil

Sebelumnya, Arifin mengungkapkan bahwa saham Vale saat ini berada di dalam area level Rp 4.850 per lembar saham.  “Nah ini, negosiasi. Sekarang kan nilai saham Vale kan kemarin Rp 4.850 selembar nah tentu semata kita harapkan di area dalam bawah itu,” kata Arifin.

Adapun, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan nilai akuisisi saham PT Vale Indonesia (Tbk) oleh Holding BUMN Tambang MIND ID masih dalam tahapan negosiasi. Ia meminta-minta agar para penanam modal tak ada memberikan biaya yang mana digunakan mahal.

“Lagi dibicarakan, lantaran itu kan B2B, kita harus menghargai investor, tapi juga jangan pemodal memberikan biaya mahal kepada BUMN. harus fair,” kata Bahlil pada Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (10/11/2023).

Baca Juga  Pajak UMKM Masih 0,5% Hingga Jerman 'Krisis Serius'

Namun ia belum dapat membeberkan berapa perkiraan nilai saham yang digunakan mana diberikan, dikarenakan ranahnya belaka pada proses akhir yakni penerbitan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Di mana saat ini masih menunggu kajian teknis dari Kementerian ESDM. “Saya belaka bagian menandatangani kontrak karya menjadi IUPK, kami belaka sekali bagian teken, tapi untuk teknis itu kajian dalam Menteri ESDM,” kata Bahlil.

“Kita pingin tambahan cepat lebih banyak besar baik,” kata Bahlil saat ditanya mengenai target penyelesaian divestasi ini.

Sebagaimana diketahui, kepemilikan saham Vale dalam Indonesia melalui MIND ID saat ini baru sebesar 20%, lalu sekitar 21,18% tersebar pada pasar saham Indonesia. Artinya, jika penambahan saham belaka sekali 14%, maka MIND ID akan mempunyai 34% saham Vale.

Baca Juga  Baru Diresmikan Jokowi, Papua Barat Punya Pabrik Gas Raksasa!

Sementara, pemegang mayoritas saham Vale sendiri saat ini dipegang oleh Vale Canada Limited (VCL) dengan komposisi 43,79% saham, kemudian Sumitomo Metal Mining Co. Ltd (SMM) sebesar 15,03%.

Namun masih belum pasti, saham milik siapa yang mana akan dikurangi, apakah semata-mata milik VCL atau bersama saham milik Sumitomo Metal Mining Co Ltd (SMM).

Artikel Selanjutnya Diputuskan Akhir Juli, Ini Nasib Divestasi Vale Versi ESDM

Check Also

Mendagri minta Pj. kepala wilayah segera penuhi anggaran pemilihan gubernur 2024

Mendagri minta Pj. kepala wilayah segera penuhi anggaran pemilihan gubernur 2024

Ibukota Indonesia – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memohon Pj. kepala wilayah segera memenuhi keinginan …