Mengenang Kematian Tragis John Lennon 43 Tahun Silam

Mengenang Kematian Tragis John Lennon 43 Tahun Silam

Lingkar Post Jakarta – Legenda musik dan juga pentolan grup The Beatles, John Lennon, tewas terbunuh di tempat New York, Amerika Serikat, pada 8 Desember 1980. Bumi pun kehilangan musisi serta penulis lagu yang jenius dengan karya-karyanya yang mana indah dan juga populer. Usianya ketika itu 40 tahun.

“Tragedi yang mana tak bisa jadi diungkapkan,” komentar pembawa acara olahraga  Howard Cosell pada waktu itu. “John Lennon, mungkin saja anggota The Beatles paling populer, ditembak dua kali di area punggung dalam luar apartemennya dalam West Side New York, segera dilarikan ke Roosevelt Hospital dan juga meninggal pada waktu tiba.”

Baca Juga  Kaya atau Miskin Seseorang Terlihat dari Wajah, Ini adalah Tandanya

Kata-kata dramatis Cossell pun secara langsung popular dalam televisi, dilansir dari Fox News. Maklum, waktu itu belum zaman internet lalu media sosial. Tak lama pasca itu, dunia pun mengetahui faktanya bahwa musisi jika Inggris itu ditembak empat kali.

Pendiri The Beatles, John Lennon ditembak oleh penggemarnya Mark David Chapman, ketika akan memasuki apartemennya di area kota New York pada 8 Desember 1980. Pelaku sempat memohonkan Lennon untuk melakukan penandatanganan CD-nya. Instagram.com

Baca Juga  Maria Theodore Pacar Siapa, Jefri Nichol atau Marselino Ferdinan? Hubungan 3 Tahun Baru Terbongkar Sekarang

Tujuan perjalanan penggemar
Lennon meroket dengan The Beatles pada era 1960-an. Di dekade 1970-an, ia juga populer sebagai penyanyi solo lalu aktivis perdamaian dengan lagunya yang mana melegenda sampai sekarang, “Imagine”.

Suami Yoko Ono itu ditembak dalam luar apartemennya, The Dakota di area sisi barat Manhattan, pada pukul 22.50 waktu setempat lalu diinformasikan meninggal dunia pada rumah sakit 25 menit kemudian. Penembaknya adalah penggemar yang dimaksud baru cuma mendapatkan tanda tangan sang bintang beberapa jam sebelumnya, Mark David Chapman. Ia didakwa bersalah melawan pembunuhan Lennon pada 1981.

Baca Juga  Upaya Menekan Kasus Pneumonia pada Anak Menurut IDAI

Sekitar 100 ribu penggemar The Beatles memadati The Dakota kemudian Central Park beberapa jam setelahnya tragedi itu. Lalu lintas pun dengan segera tak bergerak hingga beberapa blok pada Manhattan. Sampai sekarang, pintu masuk The Dakota tempat Lennon terbunuh masih menjadi tujuan perjalanan para penggemarnya dari seluruh dunia. Begitu juga sebuah sudut pada Central Park di dalam seberang apartemen Lennon itu yang digunakan dinamai “Strawberry Fields” sesuai salah satu judul lagu The Beatles.

Check Also

4 Tips Supaya Bunga Desember Tumbuh Subur

4 Tips Supaya Bunga Desember Tumbuh Subur

Lingkar Post – Jakarta – Sejumlah jenis bunga tiada mekar sembarang waktu. Yang menimbulkan bunga …