Aksi Terbaru Jokowi, Subsidi Konversi Motor Listrik Ditambah

Aksi Terbaru Jokowi, Subsidi Konversi Motor Listrik Ditambah

lingkarpost.com

Jakarta – Kementerian Energi lalu Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan nilai subsidi konversi motor konvensional menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke motor listrik menjadi Rp 10 jt dari sebelumnya Rp 7 jt per unit.

Menteri ESDM, Arifin Tasrif mengatakan pemerintah menaikkan subsidi konversi motor listrik menjadi Rp 10 jt serta sudah berlaku saat ini.

“Rp 10 jt yang digunakan digunakan diputuskan untuk yang tersebut digunakan konversi. Mulai sekarang juga sudah jalan,” ujar Arifin saat ditemui pada Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip Kamis (16/11/2023).

Sementara itu, lain dengan subsidi konversi motor listrik, nilai¬†subsidi yang tersebut diberikan untuk pembelian motor listrik baru tetap pada hitungan Rp 7 juta. “Itu kan (subsidi Rp 7 juta) untuk motor baru, kalau sekarang motor baru mirip motor bekas musti lain dong,” tambahnya.

Baca Juga  Profil Istri Agus Subiyanto, Evi Sophia Belahan Jiwa Panglima TNI yang mana Bawa Visi PRIMA

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana mengatakan saat ini pemerintah tengah merevisi program konversi motor listrik. Hal yang digunakan dijalankan guna menaikkan minat masyarakat untuk mengikuti program ini.

Adapun penerima insentif yang dimaksud digunakan sebelumnya cuma ditujukan berdasarkan satu orang satu KTP saat ini dibuka tambahan tinggi luas lagi. “Sekarang kan penerima harus berdasarkan KTP, satu orang satu KTP bukan badan usaha, kita akan membuka kalaupun dalam lembaga dari instansi itu dapat memanfaatkan pendanaan ini, ini kan insentif,” kata Dadan ditemui pada area gedung Kementerian ESDM, dikutip Kamis (12/10/2023).

Baca Juga  Bertemu Menhan AS, Prabowo Pimpin ASEAN Jajaki Kerja Sama Ini

Selain itu, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan lalu Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM, Yudo Dwinanda Priaadi mengungkapkan bahwa saat ini program konversi motor listrik masih berjalan. Walau memang peminatnya masih terhitung jarak sangat dari target konversi motor dalam tahun 2023 ini.

“Ini kan program pertama, yang digunakan hal itu jelas kita ini tahun pertama ini kita bangun satu paling penting rantai pasoknya, akumulator dari mana kompenen dari mana,” jelas Yudo saat ditemui dalam area Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (5/10/2023).

Dia mengungkapkan bahwa pihaknya akan meningkatkan sumber daya manusia agar program konversi motor listrik sanggup terus berjalan khususnya hingga tahun 2024 mendatang.

“Yang kedua, kemampuan sumber daya manusia lalu bengkelnya. Nah itu sedang kita fokuskan ke arah sana, kita bangun rantai pasoknya serta kita bangun bengkel-bengkelnya. nanti setelah siap, baru kita liat,” tambahnya.

Baca Juga  Toto, Gorillaz, hingga Fergie ramaikan playlist GTA Radio Spotify

Dia mengatakan bahwa pada tempat tahun depan konversi motor listrik akan didukung dengan bengkel kelas A yang mana itu saat ini dalam tahap pengujian. “Di mana tahun depan kita sudah siap dikarenakan bengkel sudah ada serta kita harapkan bengkel kelas A juga sudah ada yang tersebut digunakan untuk pengujian, jadi itu akan membantu yang tersebut dimaksud sekarang belum ada,” tandasnya.

Artikel Selanjutnya Subsidi Modif Motor Listrik Naik ke Rp10 Juta? Ini Kata ESDM

Check Also

Deretan Manfaat Jalan Nyeker seperti Chris Martin Coldplay

Deretan Manfaat Jalan Nyeker seperti Chris Martin Coldplay

lingkarpost.com Jakarta – Vokalis Coldplay, Chris Martin, menghebohkan warganet Indonesia setelah membagikan momen berjalan tanpa …